BERITA

Jakarta
21  • 12
2017

Lihat Ini! Ragam Renovasi Stadion Akuatik Asian Games 2018


Indonesia tengah bersiap untuk menyambut penyelenggaran event besar di kancah Asia yakni Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018 mendatang. Di kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah untuk Asian Games ke-18 ini dipastikan akan menggelar 40 cabang olahraga (cabor) dengan disiplin pertandingan atau perlombaan sebanyak 67, dan total nomor pertandingan atau perlombaan mencapai 462 yang telah disetujui oleh Olympic Council of Asia (OCA).

40 cabor tersebut diantaranya 32 olimpik dan delapan non-olimpik, dengan rincian 32 olimpik terdiri dari akuatik, atletik, anggar, angkat besi, basket, bola tangan, bulutangkis, bisbol/sofbol, balap sepeda, equestrian, golf, gulat, hoki, judo, karate, kano/kayak, layar, menembak, modern pentathlon, panahan, panjat tebing, rowing, rugbi, senam, skateboard, sepakbola, tenis meja, taekwondo, tenis, tinju, triatlon, voli. Sedangkan cabang non-olimpik adalah bowling, bridge, kriket, kabaddi, martial art (jujitsu, kurash, pencak silat, sambo, wushu), mechanical sport (paragliding dan jetski), squash, dan sepak takraw.

Salah satu cabor yang menarik untuk diamati adalah cabor akuatik. Pada Asian Games 2018 ini Indonesia akan mengkompetisikan empat cabor yakni diving, loncat indah, polo air, dan renang. Untuk cabor polo air, loncat indah, dan renang akan diselenggarakan di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.  Stadion akuatik Asian Games 2018 sendiri tengah direnovasi untuk menjadi kolam renang modern agar bisa sesuai dengan standart ketentuan Federasi Renang Internasional (FINA).

Stadion akuatik Asian Games 2018 mengalami perombakan di berbagai sisi bangunan yakni terdapat tiga kolam renang dengan panjang 50 meter, serta kolam untuk loncat indah berukuran 25 x 21 meter. Selain itu, stadion akuatik Asian Games 2018 dirancang menggunakan atap semi-indoor dengan panjang 83,6 meter. Kolam utama juga dibongkar karena kedalaman yang tak sesuai standar internasional. Atap yang dilengkapi dengan ilusi gelombang air juga menjadi hal baru. Dengan adanya perombakan pada stadion akuatik Asian Games 2018, tim dari Olympic Council of Asia (OCA) sendiri memberikan kesan yang sangat positif terhadap stadion akuatik Asian Games 2018.

Dengan perombakan Stadion akuatik GBK tersebut, akan menjadikan tempat kolam renang ini terbesar di Asia Tenggara. Renovasi stadion akuatik Asian Games 2018 tersebut diperkirakan menghabiskan biaya Rp 274 miliar. Kolam Renang Gelora Bung Karno (GBK) ini juga telah memperoleh sertifikasi dari Federasi Akuatik Dunia (FINA), Jumat (27/10/2017) yang menandakan kolam renang GBK layak dijadikan venue akuatik untuk Asian Games 2018.

Stadion akuatik Asian Games 2018 juga akan digunakan untuk pelaksanaan ajang Asian Para Games 2018 karena Stadion Akuatik GBK sangat ramah untuk disabilitas. Memang renovasi Stadion Akuatik GBK dilakukan bukan hanya untuk ajang Asian Games, melainkan juga untuk Asian Para Games 2018 yang rencananya akan diadakan pada 8 Oktober hingga 16 Oktober 2018 di Jakarta.

Selain itu, Stadion Akuatik GBK akan ramah untuk penonton difabel. Sebagai penunjang, stadion itu dilengkapi dengan ramp di sisi bagian timur tribun sehingga penyandang disabilitas bisa mengakses seluruh area dan tribun. Dengan sarana tersebut, stadion akuatik ini sudah dianggap sebagai stadion yang paling ramah dengan atlet difabel karena ada struktur ramp. Bukan hanya itu, venue akuatik juga dirancang dengan kelengakapan area kosong yang memiliki kapasitas 200-250 kursi roda. Sementara di bagian tribun mampu menampung 30-40 penonton yang menggunakan kursi roda.

ARTIKEL LAINNYA

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…

Mengenal Cabang Olahraga Bulu Tangkis

Di Indonesia, olahraga yang menjadi kecintaan seluruh masyarakatnya adalah sepak bola. Lewat pertandingan ini seluruh masyarakat melebur mendukung tim kesayangannya masing-masing. Namun bukan hanya sepak bola saja yang menjadi olahraga…

BERITA

Lihat Ini! Ragam Renovasi Stadion Akuatik Asian Games 2018


Jakarta
28  • 08  • 2018

Indonesia tengah bersiap untuk menyambut penyelenggaran event besar di kancah Asia yakni Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018 mendatang. Di kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah untuk Asian Games ke-18 ini dipastikan akan menggelar 40 cabang olahraga (cabor) dengan disiplin pertandingan atau perlombaan sebanyak 67, dan total nomor pertandingan atau perlombaan mencapai 462 yang telah disetujui oleh Olympic Council of Asia (OCA).

40 cabor tersebut diantaranya 32 olimpik dan delapan non-olimpik, dengan rincian 32 olimpik terdiri dari akuatik, atletik, anggar, angkat besi, basket, bola tangan, bulutangkis, bisbol/sofbol, balap sepeda, equestrian, golf, gulat, hoki, judo, karate, kano/kayak, layar, menembak, modern pentathlon, panahan, panjat tebing, rowing, rugbi, senam, skateboard, sepakbola, tenis meja, taekwondo, tenis, tinju, triatlon, voli. Sedangkan cabang non-olimpik adalah bowling, bridge, kriket, kabaddi, martial art (jujitsu, kurash, pencak silat, sambo, wushu), mechanical sport (paragliding dan jetski), squash, dan sepak takraw.

Salah satu cabor yang menarik untuk diamati adalah cabor akuatik. Pada Asian Games 2018 ini Indonesia akan mengkompetisikan empat cabor yakni diving, loncat indah, polo air, dan renang. Untuk cabor polo air, loncat indah, dan renang akan diselenggarakan di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.  Stadion akuatik Asian Games 2018 sendiri tengah direnovasi untuk menjadi kolam renang modern agar bisa sesuai dengan standart ketentuan Federasi Renang Internasional (FINA).

Stadion akuatik Asian Games 2018 mengalami perombakan di berbagai sisi bangunan yakni terdapat tiga kolam renang dengan panjang 50 meter, serta kolam untuk loncat indah berukuran 25 x 21 meter. Selain itu, stadion akuatik Asian Games 2018 dirancang menggunakan atap semi-indoor dengan panjang 83,6 meter. Kolam utama juga dibongkar karena kedalaman yang tak sesuai standar internasional. Atap yang dilengkapi dengan ilusi gelombang air juga menjadi hal baru. Dengan adanya perombakan pada stadion akuatik Asian Games 2018, tim dari Olympic Council of Asia (OCA) sendiri memberikan kesan yang sangat positif terhadap stadion akuatik Asian Games 2018.

Dengan perombakan Stadion akuatik GBK tersebut, akan menjadikan tempat kolam renang ini terbesar di Asia Tenggara. Renovasi stadion akuatik Asian Games 2018 tersebut diperkirakan menghabiskan biaya Rp 274 miliar. Kolam Renang Gelora Bung Karno (GBK) ini juga telah memperoleh sertifikasi dari Federasi Akuatik Dunia (FINA), Jumat (27/10/2017) yang menandakan kolam renang GBK layak dijadikan venue akuatik untuk Asian Games 2018.

Stadion akuatik Asian Games 2018 juga akan digunakan untuk pelaksanaan ajang Asian Para Games 2018 karena Stadion Akuatik GBK sangat ramah untuk disabilitas. Memang renovasi Stadion Akuatik GBK dilakukan bukan hanya untuk ajang Asian Games, melainkan juga untuk Asian Para Games 2018 yang rencananya akan diadakan pada 8 Oktober hingga 16 Oktober 2018 di Jakarta.

Selain itu, Stadion Akuatik GBK akan ramah untuk penonton difabel. Sebagai penunjang, stadion itu dilengkapi dengan ramp di sisi bagian timur tribun sehingga penyandang disabilitas bisa mengakses seluruh area dan tribun. Dengan sarana tersebut, stadion akuatik ini sudah dianggap sebagai stadion yang paling ramah dengan atlet difabel karena ada struktur ramp. Bukan hanya itu, venue akuatik juga dirancang dengan kelengakapan area kosong yang memiliki kapasitas 200-250 kursi roda. Sementara di bagian tribun mampu menampung 30-40 penonton yang menggunakan kursi roda.

ARTIKEL LAINNYA

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…

Mengenal Cabang Olahraga Bulu Tangkis

Di Indonesia, olahraga yang menjadi kecintaan seluruh masyarakatnya adalah sepak bola. Lewat pertandingan ini seluruh masyarakat melebur mendukung tim kesayangannya masing-masing. Namun bukan hanya sepak bola saja yang menjadi olahraga…