BERITA

Jakarta
14  • 01
2018

INASGOC dan OCA Update Protokoler Demi Minimalisir Kesalahan


Intensitas antara Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) di awal tahun 2018 kian tinggi. Hal itu tergambar saat digelar OCA Protocol Coordination Meeting II yang berlangsung di Markas INASGOC, Wisma Serbaguna, Senayan, Kamis (11/1/2018).

Dalam rapat yang dipimpin Koordinator International Relations INASGOC, Indra Kartasasmita dihadiri pula oleh perwakilan dari OCA, Abdulla Al Mulla sebagai OCA Protocol Director dan Abdulhadi Mohammed (OCA Protocol Officer).

Ketentuan menggelar OCA Protocol Coordination Meeting ini termuat dalam Host City Contract (HCC) dan OCA Constitution & Rules untuk mengatur protokoler para pejabat negara tuan rumah, OCA, dan juga tamu negara dengan berdasarkan sports protocol OCA. Rapat OCA Protocol pertama digelar di Jakarta, Maret 2017.

“Terdapat tiga elemen yang dapat menentukan keberhasilan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, yakni atlet sebagai aset sesungguhnya dari pertandingan. Lalu venue sebagai arena pertandingan, dan ketiga, upaya untuk meminimalisir kemacetan di Jakarta,” jelas Abdulla Al Mulla, Direktur Protocol OCA.

Beberapa poin dibahas dalam rapat tersebut, antara lain protokoler mengenai posisi seating, akomodasi, transportasi, catering, arrival hospitality, opening & closing ceremony, dan lain-lain."Rapat OCA Protocol II ini krusial untuk semakin mematangkan panitia pelaksana dalam mempersiapkan Games Times, serta meminimalisir kesalahan, terutama yang berkaitan dengan tata cara protokoler untuk VIP/VVIP yang sesuai arahan sports protocol OCA," kata Ketua Pelaksana, Erick Thohir.

Berkaitan dengan kekhawatiran OCA mengenai kemacetan, departemen transportasi dan keamanan menyatakan telah menyiapkan langkah antisipasi, terutama untuk tamu VVIP dan VIP, menyangkut alur perjalanan dari hotel atau athlete village menuju competition venue. Saat Games Times, para atlet dan ofisial akan memiliki jalur khusus di jalan tol dalam kota dan beberapa titik jalan yang akan dijaga ketat oleh pihak keamanan. INASGOC memastikan perjalanan para duta-duta olahraga akan lebih memperhatikan ketepatan waktu. Sementara itu, untuk akomodasi para tamu VVIP dan VIP, OCA menyarankan penggunaan Hotel Mulia, Fairmont, dan Four Season. Hotel-hotel tersebut harus memenuhi kriteria seperti memiliki lift khusus yang tidak dapat diakses oleh publik.

Selain membahas protokol, pihak OCA juga melakukan kunjungan ke Stadion Utama GBK dan secara khusus mengadakan inspeksi Royal Box yang akan digunakan para VVIP saat upacara pembukaan dan penutupan Asian GAmes 2018 nanti

Media and Public Relations

ARTIKEL LAINNYA

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…

Mengenal Cabang Olahraga Bulu Tangkis

Di Indonesia, olahraga yang menjadi kecintaan seluruh masyarakatnya adalah sepak bola. Lewat pertandingan ini seluruh masyarakat melebur mendukung tim kesayangannya masing-masing. Namun bukan hanya sepak bola saja yang menjadi olahraga…

BERITA

INASGOC dan OCA Update Protokoler Demi Minimalisir Kesalahan


Jakarta
28  • 08  • 2018

Intensitas antara Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC) di awal tahun 2018 kian tinggi. Hal itu tergambar saat digelar OCA Protocol Coordination Meeting II yang berlangsung di Markas INASGOC, Wisma Serbaguna, Senayan, Kamis (11/1/2018).

Dalam rapat yang dipimpin Koordinator International Relations INASGOC, Indra Kartasasmita dihadiri pula oleh perwakilan dari OCA, Abdulla Al Mulla sebagai OCA Protocol Director dan Abdulhadi Mohammed (OCA Protocol Officer).

Ketentuan menggelar OCA Protocol Coordination Meeting ini termuat dalam Host City Contract (HCC) dan OCA Constitution & Rules untuk mengatur protokoler para pejabat negara tuan rumah, OCA, dan juga tamu negara dengan berdasarkan sports protocol OCA. Rapat OCA Protocol pertama digelar di Jakarta, Maret 2017.

“Terdapat tiga elemen yang dapat menentukan keberhasilan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, yakni atlet sebagai aset sesungguhnya dari pertandingan. Lalu venue sebagai arena pertandingan, dan ketiga, upaya untuk meminimalisir kemacetan di Jakarta,” jelas Abdulla Al Mulla, Direktur Protocol OCA.

Beberapa poin dibahas dalam rapat tersebut, antara lain protokoler mengenai posisi seating, akomodasi, transportasi, catering, arrival hospitality, opening & closing ceremony, dan lain-lain."Rapat OCA Protocol II ini krusial untuk semakin mematangkan panitia pelaksana dalam mempersiapkan Games Times, serta meminimalisir kesalahan, terutama yang berkaitan dengan tata cara protokoler untuk VIP/VVIP yang sesuai arahan sports protocol OCA," kata Ketua Pelaksana, Erick Thohir.

Berkaitan dengan kekhawatiran OCA mengenai kemacetan, departemen transportasi dan keamanan menyatakan telah menyiapkan langkah antisipasi, terutama untuk tamu VVIP dan VIP, menyangkut alur perjalanan dari hotel atau athlete village menuju competition venue. Saat Games Times, para atlet dan ofisial akan memiliki jalur khusus di jalan tol dalam kota dan beberapa titik jalan yang akan dijaga ketat oleh pihak keamanan. INASGOC memastikan perjalanan para duta-duta olahraga akan lebih memperhatikan ketepatan waktu. Sementara itu, untuk akomodasi para tamu VVIP dan VIP, OCA menyarankan penggunaan Hotel Mulia, Fairmont, dan Four Season. Hotel-hotel tersebut harus memenuhi kriteria seperti memiliki lift khusus yang tidak dapat diakses oleh publik.

Selain membahas protokol, pihak OCA juga melakukan kunjungan ke Stadion Utama GBK dan secara khusus mengadakan inspeksi Royal Box yang akan digunakan para VVIP saat upacara pembukaan dan penutupan Asian GAmes 2018 nanti

Media and Public Relations

ARTIKEL LAINNYA

Sejarah Skateboarding, Olahraga Yang Jadi Bagian Dari Asian Games 2018

Kamu pasti memperhatikan akhir-akhir ini olahraga skateboarding kembali jadi tren di Indonesia. Di sudut jalanan kamu bisa berjumpa banyak penggelut olahraga ini bermain, dan maraknya terbentuk skatepark di Indonesia juga…

Renovasi Arena Asian Games 2018 Di GBK Diharapkan Selesai Akhir Tahun Ini

Jelang pertandingan Asian Games ke-18 di Indonesia, pemerintah Indonesia sedang membenahi berbagai arena olahraga, salah satunya adalah Komplek Olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Renovasi arena Asian Games 2018…

Mengintip Target Indonesia di Asian Games 2018

Kurang dari setahun Indonesia akan menyambut ajang bergengsi Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang pada tanggal 18 Agustus – 2 September 2018.  Indonesia juga sudah mengadakan…

Mengenal Cabang Olahraga Bulu Tangkis

Di Indonesia, olahraga yang menjadi kecintaan seluruh masyarakatnya adalah sepak bola. Lewat pertandingan ini seluruh masyarakat melebur mendukung tim kesayangannya masing-masing. Namun bukan hanya sepak bola saja yang menjadi olahraga…