BERITA

Jakarta
12  • 12
2017

Asian Games Tandatangani Sponsorship dan kegiatan Promosi dengan Empat Perusahaan China


China, negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, 1,4 milyar merupakan pangsa yang masif dan berprospek ekonomi tinggi. Apalagi untuk pasar olahraga. Dengan 59% penduduk berada di perkotaan dan sebanyak 432 juta diantaranya merupakan penggemar olahraga, sudah dipastikan event olahraga, terlebih yang melibatkan partisipasi China, akan menjadi daya tarik yang besar.

Hal itulah pula yang mendasari keterlibatan empat perusahaan di China, yakni Biau Bang, Beautiful Tommorow, dan New Energy menjadi sponsor pendukung (support sponsor) Asian Games 2018 Jakarta - Palembang khusus untuk pasar di Negeri Tirai Bambu serta 361 yang sebelumnya sudah menandatangani sebagai sponsor utama (prestige sponsor). Penandatanganan dengan tiga perusahaan nasional China itu dilakukan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir di Guangzhou, China, 26-27 Oktober.

Dengan partisipasi tiga sponsor pendukung itu, maka mereka akan mempromosikan dan mensosialisasikan Asian Games 2018 melalui pemasaran produk-produk di China. Biau Bang merupakan perusahaan yang bergerak di perawatan asesoris mobil, lalu Beautiful Tomorrow bergerak di bidang dekorasi atap dalam rumah, sedangkan New Energy merupakan perusahaan pemanas air serta ruangan.

"China merupakan pasar olahraga yang sangat besar. Tak hanya untuk menggelar event, tapi juga produk, sehingga ketika ada perusahaan nasional China tertarik untuk mensponsori Asian Games 2018 agar mereka bisa lebih luas memasarkan produk di negaranya, saya sangat antusias. Apalagi berdasarkan data Nielsen terkini, sebanyak 82% penggemar olahraga berusia 26-45 tahun. Ini bagus untuk lebih mengekpos Asian Games 2018 agar lebih dikenal di kalangan produktif di negeri itu," ujar Erick Thohir.

Erick yang juga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menambahkan bahwa banyak perusahaan lokal di Negeri Tembok Raksasa itu untuk terlibat di Asian Games 2018. Bahkan saat penandatanganan kerjasama sponsor itu, tercatat lebih dari 50 pimpinan berbagai perusahaan di China hadir

"Mereka sangat antusias untuk mempromosikan Asian Games 2018, Jakarta-Palembang, bahkan sampai ingin mengundang supporter, fans, dan turis ke Indonesia sebagai bagian dari promosi. Yang pasti, dengan kerjasama sponsorship ini, kami terbantu dalam exposure dan juga pendanaan, sampai saat ini total nilai kerja sama dengan 4 perusahaan china mencapai 12,1 juta usd yang terdiri dari cash 6,6 juta usd dan berupa barang 5,5 juta usd, ini diluar nilai promosi mereka di china yang bisa mencapai 5 juta usd. Diharapkan dengan promosi ini bisa mendatangkan penonton dari china sebanyak 20.000 smp 30.000 orang", jelas Erick Thohir.

Dengan bertambahnya sponsor dari China, diharapkan dalam waktu dekat akan bertambah pula kerjasama-kerjasama dengan perusahaan negara Asia lainnya.

ARTIKEL LAINNYA

Seperti Ini Pembangunan Infrastruktur Asian Games di Tahun 1962

Jauh sebelum ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games 2018, ternyata Indonesia juga pernah ‘mencuri’ perhatian dunia melalui perhelatan Asian Games di tahun 1962. Kesuksesan Presiden Soekarno dalam mewujudkan ambisinya untuk…

Hal-hal yang Dipersiapkan Indonesia Dalam Menyambut Asian Games 2018

Menghitung hari menuju Asian Games 2018, apa saja yang dipersiapkan Indonesia dalam menyambut perhelatan besar ini? Sebagai tuan rumah, tentunya banyak hal yang sudah hampir semua dirampungkan.  Progres renovasi Stadion…

Begini Cerita Sepak Bola Indonesia di Asian Games

Asian Games selalu lekat dengan sejarah sepak bola Indonesia. Betapa tidak, pesta olahraga yang digelar empat tahun sekali ini merupakan turnamen besar pertama yang pernah Tim Nasional (Timnas) kita ikuti…

Seperti Apa Prestasi Indonesia di Asian Games?

Bila membicarakan tentang Asian Games, menarik untuk mengulas keikutsertaan Indonesia dalam ajang empat tahunan ini. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1951, Indonesia telah mengikutinya dan membawa 5 medali yang…

BERITA

Asian Games Tandatangani Sponsorship dan kegiatan Promosi dengan Empat Perusahaan China


Jakarta
28  • 08  • 2018

China, negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, 1,4 milyar merupakan pangsa yang masif dan berprospek ekonomi tinggi. Apalagi untuk pasar olahraga. Dengan 59% penduduk berada di perkotaan dan sebanyak 432 juta diantaranya merupakan penggemar olahraga, sudah dipastikan event olahraga, terlebih yang melibatkan partisipasi China, akan menjadi daya tarik yang besar.

Hal itulah pula yang mendasari keterlibatan empat perusahaan di China, yakni Biau Bang, Beautiful Tommorow, dan New Energy menjadi sponsor pendukung (support sponsor) Asian Games 2018 Jakarta - Palembang khusus untuk pasar di Negeri Tirai Bambu serta 361 yang sebelumnya sudah menandatangani sebagai sponsor utama (prestige sponsor). Penandatanganan dengan tiga perusahaan nasional China itu dilakukan Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC), Erick Thohir di Guangzhou, China, 26-27 Oktober.

Dengan partisipasi tiga sponsor pendukung itu, maka mereka akan mempromosikan dan mensosialisasikan Asian Games 2018 melalui pemasaran produk-produk di China. Biau Bang merupakan perusahaan yang bergerak di perawatan asesoris mobil, lalu Beautiful Tomorrow bergerak di bidang dekorasi atap dalam rumah, sedangkan New Energy merupakan perusahaan pemanas air serta ruangan.

"China merupakan pasar olahraga yang sangat besar. Tak hanya untuk menggelar event, tapi juga produk, sehingga ketika ada perusahaan nasional China tertarik untuk mensponsori Asian Games 2018 agar mereka bisa lebih luas memasarkan produk di negaranya, saya sangat antusias. Apalagi berdasarkan data Nielsen terkini, sebanyak 82% penggemar olahraga berusia 26-45 tahun. Ini bagus untuk lebih mengekpos Asian Games 2018 agar lebih dikenal di kalangan produktif di negeri itu," ujar Erick Thohir.

Erick yang juga Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menambahkan bahwa banyak perusahaan lokal di Negeri Tembok Raksasa itu untuk terlibat di Asian Games 2018. Bahkan saat penandatanganan kerjasama sponsor itu, tercatat lebih dari 50 pimpinan berbagai perusahaan di China hadir

"Mereka sangat antusias untuk mempromosikan Asian Games 2018, Jakarta-Palembang, bahkan sampai ingin mengundang supporter, fans, dan turis ke Indonesia sebagai bagian dari promosi. Yang pasti, dengan kerjasama sponsorship ini, kami terbantu dalam exposure dan juga pendanaan, sampai saat ini total nilai kerja sama dengan 4 perusahaan china mencapai 12,1 juta usd yang terdiri dari cash 6,6 juta usd dan berupa barang 5,5 juta usd, ini diluar nilai promosi mereka di china yang bisa mencapai 5 juta usd. Diharapkan dengan promosi ini bisa mendatangkan penonton dari china sebanyak 20.000 smp 30.000 orang", jelas Erick Thohir.

Dengan bertambahnya sponsor dari China, diharapkan dalam waktu dekat akan bertambah pula kerjasama-kerjasama dengan perusahaan negara Asia lainnya.

ARTIKEL LAINNYA

Seperti Ini Pembangunan Infrastruktur Asian Games di Tahun 1962

Jauh sebelum ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games 2018, ternyata Indonesia juga pernah ‘mencuri’ perhatian dunia melalui perhelatan Asian Games di tahun 1962. Kesuksesan Presiden Soekarno dalam mewujudkan ambisinya untuk…

Hal-hal yang Dipersiapkan Indonesia Dalam Menyambut Asian Games 2018

Menghitung hari menuju Asian Games 2018, apa saja yang dipersiapkan Indonesia dalam menyambut perhelatan besar ini? Sebagai tuan rumah, tentunya banyak hal yang sudah hampir semua dirampungkan.  Progres renovasi Stadion…

Begini Cerita Sepak Bola Indonesia di Asian Games

Asian Games selalu lekat dengan sejarah sepak bola Indonesia. Betapa tidak, pesta olahraga yang digelar empat tahun sekali ini merupakan turnamen besar pertama yang pernah Tim Nasional (Timnas) kita ikuti…

Seperti Apa Prestasi Indonesia di Asian Games?

Bila membicarakan tentang Asian Games, menarik untuk mengulas keikutsertaan Indonesia dalam ajang empat tahunan ini. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1951, Indonesia telah mengikutinya dan membawa 5 medali yang…