BERITA

Jakarta
06  • 12
2017

Uniknya 10 Maskot Asian Games Dari Tahun Ke Tahun


Tak jauh berbeda dengan perhelatan olahraga lain, Asian Games juga selalu menggunakan maskot sebagai media promosinya. Pemilihan atas maskot biasanya disesuaikan dengan karakter dari acara yang akan dibuat. Contohnya untuk Asian Games 2018 yang dituanrumahi Indonesia ini, maskot dibuat dengan karakter yang kental dengan budaya Tanah Air.

Ialah Bhin-Bhin, Kaka dan Atung, maskot resmi Asian Games 2018 yang ‘terlahir’ dari sayembara terbuka besutan Bekraf. Maskot ini dipilih setelah adanya kritik akan maskot lama yang dinilai terlalu kuno.

Sedikit berkenalan dengan ketiga maskot Asian Games 2018 tersebut, Bhin Bhin digambarkan sebagai burung cendrawasih khas Papua. Dua maskot lain adalah badak bercula satu bernama Kaka dan Rusa Bawean bernama Atung. Makna yang sangat mewakili tiga satwa asli dari Indonesia bagian barat, tengah, dan timur.

Maskot memang selalu menyimpan makna tersendiri. Selain Bhin-Bhin, Kaka dan Atung, maskot Asian Games dari tahun ke tahun yang pernah tercatat dalam sejarah dunia meliputi:

·        Asian Games 1982 New Delhi – Appu

        Pada deretan maskot Asian Games dari tahun ke tahun, Appu adalah yang pertama. Appu dilambangkan sebagai gajah yang mewakilkan sifat kesetiaan, kebijaksanaan, dan kekuatan.

        Gajah ini pun memakai bindi di dahinya, seperti wanita India, yang merupakan lambang dari OCA (Komite Olimpiade Asia).

·        Asian Games 1986 Seoul – Hodori

        Kedua, harimau dipakai sebagai maskot untuk Asian Games 1986 di Seoul. Binatang ini dipilih karena eratnya hubungan dengan kebudayaan asli Korea Selatan.

        Hodori namanya,  ia memakai topi khas petani dengan background huruf S yang berarti Seoul serta medali di lehernya.

·        Asian Games 1990 Beijing – Panpan

         Seekor panda bernama Panpan menjadi maskot Asian Games 1990 di Beijing. Panda tak lain adalah binatang khas 'Negeri Tirai Bambu' tersebut.

         Panpan digambarkan dengan medali di tangan kirinya dan jempol sebelah kanan yang diacungkan. Karakter ini dibuat sebagai cerminan dari rasa semangat, persahabatan, dan perdamaian.

·        Asian Games 1994 Hiroshima - Poppo dan Coccu

        Maskot Asian Games dari tahun ke tahun tentu berbeda. Pada saat itu di Jepang, ada dua maskot yang digunakan yakni Poppo dan Coccu.

        Poppo dan Coccu merupakan dua ekor burung merpati yang konon melambangkan perdamaian di Asia.

·        Asian Games 1998 Bangkok – Chaiyo

        Gajah dipilih sebagai maskot Asian Games 1998, dimana binatang tersebut juga merupakan Binatang khas sang tuan rumah, Thailand.

        Chaiyo namanya, maskot berarti keharmonisan, sukacita, kesuksesan, dan kebahagiaan.

·        Asian Games 2002 Busan – Duria

         Duria adalah maskot Asian Games 2002 berbentuk burung Camar. Nama Duria sendiri diambil dari kata "Durative" dan "Asia".

         Dalam bahasa Korea, Duria memiliki arti “bersama-sama” dengan harapan negara-negara delegasi saat itu bisa bertanding secara kompak.

·        Asian Games 2006 Doha – Oryx

        Sebagai binatang khas Timur Tengah, Oryx dipilih menjadi maskot Asian Games 2006.

        Oryx meupakan sejenis antelop berukuran sedang yang mempunyai 2 tanduk sangat panjang. Binatang ini pun tergolong langka, dengan populasi 6.000-7.000 di seluruh dunia.

·        Asian Games 2010 Guangzhou - A Xiang, A He, A Ru, A Yi, dan Le Yangyang

         Untuk menjadikan maskot Asian Games dari tahun ke tahun lebih berbeda, China menciptakan lima karakter sekaligus di tahun 2010.

         Mereka terdiri dari domba yang diberi nama A Xiang, A He, A Ru, A Yi, dan Le Yangyang.

         Ada empat domba kecil dan satu domba besar yang merupakan perlambang harmoni, berkah, kesuksesan, dan kebahagiaan dalam kepercayaan warga Tiongkok.

·        Asian Games 2014 Incheon - Barame, Chumuro, dan Vichuan

        Tiga singa laut yang diberi nama Barame, Chumuro, dan Vichuan, dalam bahasa Korea berarti angin, tarian, dan cahaya.

        Binatang ini dipercaya membawa kedamaian antara Korsel dan Korea Utara di masa mendatang.

Diikuti oleh Bhin-Bhin, Kaka dan Atung di urutan yang ke-10, maskot Asian Games dari tahun ke tahun diharapkan selalu memiliki benang merah dengan budaya tuan rumah dan tren yang sedang bergulir. Dengan begitu, perhelatan akbar empat tahun sekali ini pun menjadi lebih semarak. 

ARTIKEL LAINNYA

Seperti Ini Pembangunan Infrastruktur Asian Games di Tahun 1962

Jauh sebelum ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games 2018, ternyata Indonesia juga pernah ‘mencuri’ perhatian dunia melalui perhelatan Asian Games di tahun 1962. Kesuksesan Presiden Soekarno dalam mewujudkan ambisinya untuk…

Hal-hal yang Dipersiapkan Indonesia Dalam Menyambut Asian Games 2018

Menghitung hari menuju Asian Games 2018, apa saja yang dipersiapkan Indonesia dalam menyambut perhelatan besar ini? Sebagai tuan rumah, tentunya banyak hal yang sudah hampir semua dirampungkan.  Progres renovasi Stadion…

Begini Cerita Sepak Bola Indonesia di Asian Games

Asian Games selalu lekat dengan sejarah sepak bola Indonesia. Betapa tidak, pesta olahraga yang digelar empat tahun sekali ini merupakan turnamen besar pertama yang pernah Tim Nasional (Timnas) kita ikuti…

Seperti Apa Prestasi Indonesia di Asian Games?

Bila membicarakan tentang Asian Games, menarik untuk mengulas keikutsertaan Indonesia dalam ajang empat tahunan ini. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1951, Indonesia telah mengikutinya dan membawa 5 medali yang…

BERITA

Uniknya 10 Maskot Asian Games Dari Tahun Ke Tahun


Jakarta
28  • 08  • 2018

Tak jauh berbeda dengan perhelatan olahraga lain, Asian Games juga selalu menggunakan maskot sebagai media promosinya. Pemilihan atas maskot biasanya disesuaikan dengan karakter dari acara yang akan dibuat. Contohnya untuk Asian Games 2018 yang dituanrumahi Indonesia ini, maskot dibuat dengan karakter yang kental dengan budaya Tanah Air.

Ialah Bhin-Bhin, Kaka dan Atung, maskot resmi Asian Games 2018 yang ‘terlahir’ dari sayembara terbuka besutan Bekraf. Maskot ini dipilih setelah adanya kritik akan maskot lama yang dinilai terlalu kuno.

Sedikit berkenalan dengan ketiga maskot Asian Games 2018 tersebut, Bhin Bhin digambarkan sebagai burung cendrawasih khas Papua. Dua maskot lain adalah badak bercula satu bernama Kaka dan Rusa Bawean bernama Atung. Makna yang sangat mewakili tiga satwa asli dari Indonesia bagian barat, tengah, dan timur.

Maskot memang selalu menyimpan makna tersendiri. Selain Bhin-Bhin, Kaka dan Atung, maskot Asian Games dari tahun ke tahun yang pernah tercatat dalam sejarah dunia meliputi:

·        Asian Games 1982 New Delhi – Appu

        Pada deretan maskot Asian Games dari tahun ke tahun, Appu adalah yang pertama. Appu dilambangkan sebagai gajah yang mewakilkan sifat kesetiaan, kebijaksanaan, dan kekuatan.

        Gajah ini pun memakai bindi di dahinya, seperti wanita India, yang merupakan lambang dari OCA (Komite Olimpiade Asia).

·        Asian Games 1986 Seoul – Hodori

        Kedua, harimau dipakai sebagai maskot untuk Asian Games 1986 di Seoul. Binatang ini dipilih karena eratnya hubungan dengan kebudayaan asli Korea Selatan.

        Hodori namanya,  ia memakai topi khas petani dengan background huruf S yang berarti Seoul serta medali di lehernya.

·        Asian Games 1990 Beijing – Panpan

         Seekor panda bernama Panpan menjadi maskot Asian Games 1990 di Beijing. Panda tak lain adalah binatang khas 'Negeri Tirai Bambu' tersebut.

         Panpan digambarkan dengan medali di tangan kirinya dan jempol sebelah kanan yang diacungkan. Karakter ini dibuat sebagai cerminan dari rasa semangat, persahabatan, dan perdamaian.

·        Asian Games 1994 Hiroshima - Poppo dan Coccu

        Maskot Asian Games dari tahun ke tahun tentu berbeda. Pada saat itu di Jepang, ada dua maskot yang digunakan yakni Poppo dan Coccu.

        Poppo dan Coccu merupakan dua ekor burung merpati yang konon melambangkan perdamaian di Asia.

·        Asian Games 1998 Bangkok – Chaiyo

        Gajah dipilih sebagai maskot Asian Games 1998, dimana binatang tersebut juga merupakan Binatang khas sang tuan rumah, Thailand.

        Chaiyo namanya, maskot berarti keharmonisan, sukacita, kesuksesan, dan kebahagiaan.

·        Asian Games 2002 Busan – Duria

         Duria adalah maskot Asian Games 2002 berbentuk burung Camar. Nama Duria sendiri diambil dari kata "Durative" dan "Asia".

         Dalam bahasa Korea, Duria memiliki arti “bersama-sama” dengan harapan negara-negara delegasi saat itu bisa bertanding secara kompak.

·        Asian Games 2006 Doha – Oryx

        Sebagai binatang khas Timur Tengah, Oryx dipilih menjadi maskot Asian Games 2006.

        Oryx meupakan sejenis antelop berukuran sedang yang mempunyai 2 tanduk sangat panjang. Binatang ini pun tergolong langka, dengan populasi 6.000-7.000 di seluruh dunia.

·        Asian Games 2010 Guangzhou - A Xiang, A He, A Ru, A Yi, dan Le Yangyang

         Untuk menjadikan maskot Asian Games dari tahun ke tahun lebih berbeda, China menciptakan lima karakter sekaligus di tahun 2010.

         Mereka terdiri dari domba yang diberi nama A Xiang, A He, A Ru, A Yi, dan Le Yangyang.

         Ada empat domba kecil dan satu domba besar yang merupakan perlambang harmoni, berkah, kesuksesan, dan kebahagiaan dalam kepercayaan warga Tiongkok.

·        Asian Games 2014 Incheon - Barame, Chumuro, dan Vichuan

        Tiga singa laut yang diberi nama Barame, Chumuro, dan Vichuan, dalam bahasa Korea berarti angin, tarian, dan cahaya.

        Binatang ini dipercaya membawa kedamaian antara Korsel dan Korea Utara di masa mendatang.

Diikuti oleh Bhin-Bhin, Kaka dan Atung di urutan yang ke-10, maskot Asian Games dari tahun ke tahun diharapkan selalu memiliki benang merah dengan budaya tuan rumah dan tren yang sedang bergulir. Dengan begitu, perhelatan akbar empat tahun sekali ini pun menjadi lebih semarak. 

ARTIKEL LAINNYA

Seperti Ini Pembangunan Infrastruktur Asian Games di Tahun 1962

Jauh sebelum ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games 2018, ternyata Indonesia juga pernah ‘mencuri’ perhatian dunia melalui perhelatan Asian Games di tahun 1962. Kesuksesan Presiden Soekarno dalam mewujudkan ambisinya untuk…

Hal-hal yang Dipersiapkan Indonesia Dalam Menyambut Asian Games 2018

Menghitung hari menuju Asian Games 2018, apa saja yang dipersiapkan Indonesia dalam menyambut perhelatan besar ini? Sebagai tuan rumah, tentunya banyak hal yang sudah hampir semua dirampungkan.  Progres renovasi Stadion…

Begini Cerita Sepak Bola Indonesia di Asian Games

Asian Games selalu lekat dengan sejarah sepak bola Indonesia. Betapa tidak, pesta olahraga yang digelar empat tahun sekali ini merupakan turnamen besar pertama yang pernah Tim Nasional (Timnas) kita ikuti…

Seperti Apa Prestasi Indonesia di Asian Games?

Bila membicarakan tentang Asian Games, menarik untuk mengulas keikutsertaan Indonesia dalam ajang empat tahunan ini. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1951, Indonesia telah mengikutinya dan membawa 5 medali yang…