BERITA

Jakarta
08  • 12
2017

Tag :

Untaian Berwarna Emas yang Mencerahkan Hari, Bernama Mie


Mau diseruput atau diputar di garpu, mie selalu jadi idola semua orang. Mie dibuat dari adonan tepung yang ditarik, dipilin, atau digulung rata dan dipotong menjadi salah satu bentuk dari berbagai varian. Walaupun bentuk potongan tipis dan panjang adalah yang paling umum, banyak juga varian bentuk yang lain seperti mie keriting, gelombang, berbentuk senar, menyerupai kerang, ataupun dilipat maupun dipotong menjadi bentuk unik lainnya.

Kata “noodle” (mie) sendiri berasal dari bahasa Jerman “nudel”. Karena menjadi makanan pokok di berbagai negara, asal muasal mie pun diperdebatkan, karena masing-masing negara, seperti Tiongkok dan Eropa, mengklaim mie sebagai bagian dari budaya tradisional mereka.

Sejarah

Catatan tertua yang menuliskan mie ditemukan dalam buku zaman periode Han Timur, sekitar 25-220 M di China. Pertama kali mie dipotong-potong dalam bentuk tipis panjang di masa Dinasti Tang, dan di era Dinasti Yuan, inovasi dalam membuat “mie kering” dimulai. Mie khas Tiongkok ini dengan cepatnya melebur ke negara tetangga, seperti resteh di Persia, naengmyeon di Korea, dan udon atau ramen di Jepang.

Di Tiongkok, cara membuat mie dengan teknik “ditarik dengan tangan” merupakan sebuah seni meregangkan adonan menggunakan kedua tangan sejauh mungkin lalu diputar-putar beberapa kali. Kemudian adonan diletakkan di papan dan dilipat berulang kali. Sehingga adonan menjadi semakin tipis, dan berubah bentuk menjadi mie yang panjang, lurus dan tipis.

Sementara di Eropa dan Timur Tengah, pada abad pertama Sebelum Masehi, terdapat tulisan Horace mengenai selembar adonan yang bernama lasagna.  Namun, metode memasak lembaran adonan lasagna ini tidak sesuai dengan definisi produk pasta masa kini, baik pasta segar maupun pasta kering, yang sama hanyalah bahan dasarnya dan mungkin bentuknya.

Tabib asal Arab di abad ke 9 yang bernama Isho bar Ali, menyebut “itriyya”, dalam bahasa Arab yang mirip dengan Yunani, yaitu senar dari bahan semolina yang dikeringkan sebelum dimasak.

Revolusi mie dimulai saat penemuan mie instant oleh Momofuku Ando yang dipasarkan pertama kali di Jepang tahun 1958. Menurut metode Ando, tekniknya adalah dengan menggoreng singkat seikat mie, yang dikeringkan untuk mengawetkannya lebih lama. Walaupun di beberapa tempat tradisional di Asia, teknik membuat mie dengan tangan masih dipertahankan, namun kebanyakan mie masa kini dibuat dengan teknologi mesin.

Menikmati mie

Ada 5 metode paling umum dalam menyiapkan mie, yaitu  mie biasa, mie panggang, mie yang didinginkan, mie goreng, dan mie kuah. Walaupun rendah kalori, mie mengandung kadar karbohidrat kompleks yang sangat tinggi.

Tidak ada aturan baku tentang penggunaan jenis mie tertentu untuk menu tertentu. Di beberapa daerah misalnya, bisa saja menu chow mein menggunakan nasi sebagai pengganti mie. Di negara barat, menu chow mein menggunakan mie kering, sementara menu chow mein di China menggunakan mie dengan tekstur lembut.

Sembari menikmati kemeriahan Asian Games 2018, kamu juga bisa menemukan beragam variasi mie di setiap sudut Jakarta dan Palembang. Dari mulai mie ayam tradisional (mie dengan topping ayam, jamur serta sayur) sampai menu mie bergaya modern di hotel bintang 5. Pasti kamu gak akan kehabisan pilihan untuk dicoba.  Jangan lupa cari informasi, tempat mana saja yang menyajikan mie paling enak.

ARTIKEL LAINNYA

Seperti Ini Pembangunan Infrastruktur Asian Games di Tahun 1962

Jauh sebelum ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games 2018, ternyata Indonesia juga pernah ‘mencuri’ perhatian dunia melalui perhelatan Asian Games di tahun 1962. Kesuksesan Presiden Soekarno dalam mewujudkan ambisinya untuk…

Hal-hal yang Dipersiapkan Indonesia Dalam Menyambut Asian Games 2018

Menghitung hari menuju Asian Games 2018, apa saja yang dipersiapkan Indonesia dalam menyambut perhelatan besar ini? Sebagai tuan rumah, tentunya banyak hal yang sudah hampir semua dirampungkan.  Progres renovasi Stadion…

Begini Cerita Sepak Bola Indonesia di Asian Games

Asian Games selalu lekat dengan sejarah sepak bola Indonesia. Betapa tidak, pesta olahraga yang digelar empat tahun sekali ini merupakan turnamen besar pertama yang pernah Tim Nasional (Timnas) kita ikuti…

Seperti Apa Prestasi Indonesia di Asian Games?

Bila membicarakan tentang Asian Games, menarik untuk mengulas keikutsertaan Indonesia dalam ajang empat tahunan ini. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1951, Indonesia telah mengikutinya dan membawa 5 medali yang…

BERITA

Untaian Berwarna Emas yang Mencerahkan Hari, Bernama Mie


Jakarta
28  • 08  • 2018
Tag :

Mau diseruput atau diputar di garpu, mie selalu jadi idola semua orang. Mie dibuat dari adonan tepung yang ditarik, dipilin, atau digulung rata dan dipotong menjadi salah satu bentuk dari berbagai varian. Walaupun bentuk potongan tipis dan panjang adalah yang paling umum, banyak juga varian bentuk yang lain seperti mie keriting, gelombang, berbentuk senar, menyerupai kerang, ataupun dilipat maupun dipotong menjadi bentuk unik lainnya.

Kata “noodle” (mie) sendiri berasal dari bahasa Jerman “nudel”. Karena menjadi makanan pokok di berbagai negara, asal muasal mie pun diperdebatkan, karena masing-masing negara, seperti Tiongkok dan Eropa, mengklaim mie sebagai bagian dari budaya tradisional mereka.

Sejarah

Catatan tertua yang menuliskan mie ditemukan dalam buku zaman periode Han Timur, sekitar 25-220 M di China. Pertama kali mie dipotong-potong dalam bentuk tipis panjang di masa Dinasti Tang, dan di era Dinasti Yuan, inovasi dalam membuat “mie kering” dimulai. Mie khas Tiongkok ini dengan cepatnya melebur ke negara tetangga, seperti resteh di Persia, naengmyeon di Korea, dan udon atau ramen di Jepang.

Di Tiongkok, cara membuat mie dengan teknik “ditarik dengan tangan” merupakan sebuah seni meregangkan adonan menggunakan kedua tangan sejauh mungkin lalu diputar-putar beberapa kali. Kemudian adonan diletakkan di papan dan dilipat berulang kali. Sehingga adonan menjadi semakin tipis, dan berubah bentuk menjadi mie yang panjang, lurus dan tipis.

Sementara di Eropa dan Timur Tengah, pada abad pertama Sebelum Masehi, terdapat tulisan Horace mengenai selembar adonan yang bernama lasagna.  Namun, metode memasak lembaran adonan lasagna ini tidak sesuai dengan definisi produk pasta masa kini, baik pasta segar maupun pasta kering, yang sama hanyalah bahan dasarnya dan mungkin bentuknya.

Tabib asal Arab di abad ke 9 yang bernama Isho bar Ali, menyebut “itriyya”, dalam bahasa Arab yang mirip dengan Yunani, yaitu senar dari bahan semolina yang dikeringkan sebelum dimasak.

Revolusi mie dimulai saat penemuan mie instant oleh Momofuku Ando yang dipasarkan pertama kali di Jepang tahun 1958. Menurut metode Ando, tekniknya adalah dengan menggoreng singkat seikat mie, yang dikeringkan untuk mengawetkannya lebih lama. Walaupun di beberapa tempat tradisional di Asia, teknik membuat mie dengan tangan masih dipertahankan, namun kebanyakan mie masa kini dibuat dengan teknologi mesin.

Menikmati mie

Ada 5 metode paling umum dalam menyiapkan mie, yaitu  mie biasa, mie panggang, mie yang didinginkan, mie goreng, dan mie kuah. Walaupun rendah kalori, mie mengandung kadar karbohidrat kompleks yang sangat tinggi.

Tidak ada aturan baku tentang penggunaan jenis mie tertentu untuk menu tertentu. Di beberapa daerah misalnya, bisa saja menu chow mein menggunakan nasi sebagai pengganti mie. Di negara barat, menu chow mein menggunakan mie kering, sementara menu chow mein di China menggunakan mie dengan tekstur lembut.

Sembari menikmati kemeriahan Asian Games 2018, kamu juga bisa menemukan beragam variasi mie di setiap sudut Jakarta dan Palembang. Dari mulai mie ayam tradisional (mie dengan topping ayam, jamur serta sayur) sampai menu mie bergaya modern di hotel bintang 5. Pasti kamu gak akan kehabisan pilihan untuk dicoba.  Jangan lupa cari informasi, tempat mana saja yang menyajikan mie paling enak.

ARTIKEL LAINNYA

Seperti Ini Pembangunan Infrastruktur Asian Games di Tahun 1962

Jauh sebelum ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games 2018, ternyata Indonesia juga pernah ‘mencuri’ perhatian dunia melalui perhelatan Asian Games di tahun 1962. Kesuksesan Presiden Soekarno dalam mewujudkan ambisinya untuk…

Hal-hal yang Dipersiapkan Indonesia Dalam Menyambut Asian Games 2018

Menghitung hari menuju Asian Games 2018, apa saja yang dipersiapkan Indonesia dalam menyambut perhelatan besar ini? Sebagai tuan rumah, tentunya banyak hal yang sudah hampir semua dirampungkan.  Progres renovasi Stadion…

Begini Cerita Sepak Bola Indonesia di Asian Games

Asian Games selalu lekat dengan sejarah sepak bola Indonesia. Betapa tidak, pesta olahraga yang digelar empat tahun sekali ini merupakan turnamen besar pertama yang pernah Tim Nasional (Timnas) kita ikuti…

Seperti Apa Prestasi Indonesia di Asian Games?

Bila membicarakan tentang Asian Games, menarik untuk mengulas keikutsertaan Indonesia dalam ajang empat tahunan ini. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1951, Indonesia telah mengikutinya dan membawa 5 medali yang…